NoSleepID

Abandon all your sleep.

The Elevator Game, Cara Pergi ke Dunia Lain Menggunakan Elevator





Note: Aku tak punya waktu untuk mengecek situs ini, tapi situs ini sepertinya dijalankan oleh sebuah klub yang berfokus pada fenomena ghaib di sebuah univ. Aku tak tahu apakah klub itu asli,tapi banyak catatan meeting mereka, dan univ nya sendiri benar-benar ada.

Note 2: Sejak menerjemahkan cerita ini, aku melihat banyak video dari sebuah seri bernama ほんとにあった!呪いビデオ (Honto ni Atta! Noroi Video/Video Kutukan Asli), dan dalam video tersebut ada adegan yang mungkin berasal dari klub dari univ itu. Kurasa klub mereka punya aktivitas yang lebih menyenangkan daripada klubku ;(

- - -

Aku tak bisa membayangkan jika ada seseorang yang tak tahu apa elevator itu. Di klub kami, ada rumor yang mengatakan bahwa kau bisa pergi menuju Dunia Lain menggunakan elevator.Mungkin kalian pernah mendengar ini? Tak apa, jika kalian penasaran caranya, berikut adalah aturan yang harus kalian ikuti:

  1. Masuklah ke elevator yang minimal punya 10 lantai.
  2. Pergilah ke lantai 4. Begitu sampai,langsung tekan tombol menuju lantai 2. Lalu ke lantai 6, lantai 2 lalu yang terakhir ke lantai 10. Jika ada yang menaiki elevator bersamamu maka kau dinyatakan gagal dan harus mengulanginya dari awal.
  3. Saat kau sampai di lantai 10, tekan tombol yang menuju ke lantai 5. Seorang wanita dengan pakaian serba hitam akan ikut menaiki elevator bersamamu. Jangan bicara kepadanya. Tekanlah tombol menuju lantai 1.
  4. Untuk beberapa alasan, elevator itu akan membawamu bukan ke lantai 1 melainkan ke lantai 10. Setelah kau sampai dan keluar dari pintu elevator, selamat kau telah tiba di Dunia Lain.

Tentu saja kita mencobanya. Untuk jaga-jaga saja, kami menaruh orang di tiap lantai menurut aturan tersebut yaitu di lantai —2, 4, 6, 10—begitu juga di lantai pertama. Hanya akan ada satu orang yang menaiki elevator. Sisanya menunggu di lantai yang ditentukan.

Apa yang terjadi selanjutnya sulit dipercaya.

Temanku, Yuuta, terpilih sebagai orang yang akan menaiki elevator. Semua lalu berjalan sesuai rencana, dan akhirnya dia sampai ke lantai 10 untuk pertama kalinya.

Ketika dia akan menekan tombol menuju lantai 5, muncul seorang wanita tua dan lima perempuan muda ikut masuk ke dalam elevator. Di pikirannya,dia merasa sudah gagal. Akhirnya dia menekan tombol menuju ke lantai 1, dia berpikir mungkin lantai itulah tujuan mereka.

Setelah mereka semua turun dari elevator. Yuuta ingin mengulang ritualnya lagi

Dan saat itulah,dia merasa ada sesuatu yang aneh. Saat para wanita naik dari lantai 10 dan turun di lantai 1, tidak ada seorangpun yang mengawasi Yuuta dari luar. Harusnya ada anggota kami yang berdiri di luar dan berjaga-jaga, namun ketika pintu elevator dibuka tak ada seorangpun disana, lorong itupun kosong.

Dia tak ingin terganggu dengan hal ini. Dia kembali masuk ke dalam elevator dan mengulangi ritualnya. Selain di lantai 1 dan lantai 10,  anggota kami berada di tempatnya masing-masing. Tak ada yang mengeluarkan suara, mereka hanya bertukar pandangan sebagai tanda bahwa mereka tahu jika Yuuta telah melewati mereka.

Saat itu, dia berhasil turun ke lantai 5 tanpa ada masalah sama sekali. Seperti yang diharapkan, ada wanita yang mengenakan pakaian serba hitam. Namun, dia tak kunjung naik ke elevator. Yuuta mengirimi kami sms dan berkata bahwa dia menyerah dengan ritual ini. Kami semua pergi menuju ke lantai 1 untuk bertemu.

Yuuta sangat marah, dan dia mulai mengutarakan kemarahannya tentang tak ada seorangpun yang berada di lantai 1 maupun lantai 10 saat ia melewatinya.

“Aku berada disana sepanjang waktu,” kata anak yang bertugas di lantai 1. “Saat kau gagal pertama kali, you let everyone off on the second floor and then came down here to get a clean start. Lalu kau masuk ke elevator untuk mencobanya lagi. Kau mengatakan semua itu padaku, kau ingat?

Yuuta menyangkalnya, dia merasa tak pernah berbicara tentang hal itu, dan bersikeras bahwa dia menunggu sampai semua wanita turun dari elevator di lantai satu. Gadis yang bertugas di lantai 10 juga mengutarakan apa ia yang alami.

“Dan aku berada di atas sana sepanjang waktu bersamanya.” tunjuknya ke anggota yang lain. “Tak ada seorangpun yang datang sewaktu kami menunggumu. Elevator itu tak pernah berhenti di lantai kami, jadi tak mungkin ada orang yang naik dan turun dari sini."

“Um,” kata anak yang menjaga lantai 4. “Kulihat kamu gagal dalam ritual itu, melalui kaca elevator. Ada seorang pria paruh baya yang gemuk di lift bersamamu.”

“Kau yakin kau sampai ke lantai 5?” tanya anak yang menjaga lantai pertama sambil meragukan Yuuta. “Saat kau bilang akan mengulang ritualnya dan ketika aku mendapat sms darimu, itu semua hanya berjarak 2 menit.”

Everybody’s account was very different from what Yuuta had told us.

Apakah dia berhasil pergi ke Dunia Lain? Siapa,atau apa yang bersama Yuuta saat ia di dalam elevator? Apakah mereka manusia? Kurasa kita takkan pernah tahu kebenarannya.

Alih bahasa: Admin
Editor: -
Sumber artikel: Okureto